12 Feb 2012

RIM Pede dengan BlackBerry 10


Heins tidak memastikan kapan ponsel baru itu akan hadir di pasar. Yang jelas, kata Heins, ponsel itu akan keluar di akhir tahun.


Mengutip hasil riset pasar GfK, Heins mengatakan bahwa BlackBerry masih menjadi smartphone nomor satu di Inggris, Spanyol, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Belanda. Adapun aplikasi BlackBerry telah diunduh sebanyak dua miliar kali. Serta enam juta aplikasi BlackBerry telah diunduh setiap hari.
Meskipun telepon seluler cerdas berbasis BlackBerry 10 baru akan hadir pada akhir tahun nanti, namun Chief Executive Officer Research In Motion (RIM) Thorsten Heins menyatakan generasi baru peranti lunak BlackBerry sudah siap bersaing.

Pernyataan itu disampaikan Heins di hadapan 2000 pengembang aplikasi dalam konferensi developer BlackBerry di Amsterdam, kemarin. Konferensi ini fokus pada pembuatan aplikasi untuk smartphone dan tablet BlackBerry.


Ini merupakan pidato resmi Heins sejak ia menduduki jabatan CEO RIM pada 23 Januari lalu. Heins, dalam pidatonya itu, meyakinkan para peserta konferensi bahwa RIM tetap percaya diri menghadapi persaingan di pasar ponsel cerdas yang kini dikuasai Apple, Google, dan Samsung.

"Pasar smartphone masih muda dan masih ada peluang besar bagi RIM, baik dari sisi konsumen maupun bisnis," kata Heins seperti dikutip Reuters, Rabu, 8 Februari 2012.

RIM, kata Heins akan terus berinovasi. Melalui sistem operasi baru yang berbasis QNX, kurva pertumbuhan yang baru akan tercipta.

Dia percaya bahwa teknologi baru yang akan digunakan dalam perangkat BlackBerry 10 akan menjadi "paradigma baru" yang bisa digunakan untuk di rumah, mobil, tablet dan telepon seluler cerdas.

Walaupun pasar BlackBerry terus mengalami tekanan dari Apple dan Samsung, RIM tidak berencana untuk mempercepat kehadiran ponsel cerdas BlackBerry 10.


Pada Desember tahun lalu, RIM menyatakan akan menunda peluncuran ponsel berbasis BlackBerry 10 hingga akhir tahun 2012 karena masih menunggu ketersediaan cip yang bertenaga tinggi.


"Ini statistik yang menarik. Dengan semua publisitas negatif akhir-akhir ini, data ini meletakkan segala sesuatu dalam konteks dan BlackBerry telah melakukan sesuatunya dengan baik," kata Ryan Hall, seorang pengembang aplikasi dan Direktur Nice Agency di London. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar